Langsung ke konten utama

Instalasi Jaringan LAN (Praktek)

 

LAPORAN PRATIKUM JARINGAN KOMPUTER

INSTALASI JARINGAN LAN

ATUJUAN PRATIKUM

1.     Mahasiswa dapat men-design jaringan peer-to-peer sederhana dengan menggunakan kabel Cross dan stright.

2.     Mahasiswa dapat menggunakan perintah PING pada command window untuk mengetahui konektivitas.

 

BTEORI SINGKAT

Peer to peer adalah suatu jaring komputer yang mana setiap komputer akan saling terkoneksi dengan jaringan tersebut, baik itu komputer server maupun komputer klien. setiap komputer akan mempunyai kedudukan yang sama dan juga bentuk tanpa kehadiran kontrol pusat dari suatu server yang sudah terdedikasi khusus.

·       Kelebihan Jaringan (P2P)

Jaringan peer to peer tentunya mempunyai banyak kelebihan untuk setiap penggunanya. Beberapa kelebihan dari jaringan p2pr adalah proses instalasinya yang sangat mudah, efisien, implementasi yang murah, fleksibel, setiap komputer bisa berperan sebagai klien dan server, dan tidak memerlukan administrator untuk merawat jaringan.

Selain itu, jaringan p2p juga tidak memerlukan OS ataupun aplikasi tertentu untuk sever, kegiatan kerja jaringan tidak fokus pada server, dan saat ada komputer yang mengalami masalah, maka tidak akan berdampak pada jaringan ataupun komputer lainnya.

·       Kelemahan Jaringan Peer to Peer

Meskipun memiliki kelebihan, namun peer to peer memiliki kelemahan. Beberapa diantaranya adalah kinerja p2p lebih rendah dari pada client-server, karena setiap komputer harus bisa mengelola jaringan dan mengelola aplikasinya secara mandiri.

Selain itu, data jaringan yang tersebar pada tiap jaringan komputer mengharuskan adanya backup dari tiap komputer tersebut. Terakhir, sistem administrasinya tidak bisa terkontrol.

 

C.   C.  ALAT DAN BAHAN

1.     Komputer/laptop

2.     Kabel UTP

3.     Switch

  

D.    DLANGKAH KERJA

·       Menghubungkan 2 buah komputer

1.     Siapkan 2 buah laptop/komputer.

2.     Hubungkan masing-masing laptop dengan menggunakan kabel UTP cross.

3.     Selanjutnya masuk ke control panel.

4.     Pilih network and sharing center.

5.     Kemudian klik 2x local area network.

6.     Lalu klik properties.

7.     Pada menu general, pilih Internet Protocol Version 4 (TCP/IPv4).

8.     Klik Use the following IP address kemudian isi IP address dengan “192.168.1. 2” dan Subnet mask dengan “255.255.255.0”, kemudian ok.

9.     Lakukan setting yang sama pada komputer yang lain dengan dengan penomoran alamat yang berbeda.

Komputer-1
IP Address : 192.168.8.1
Subnet Mask : 255.255.255.0
Komputer-2
IP Address : 192.168.8.2
Subnet Mask : 255.255.255.0

10.  Jika sudah anda bisa mengeceknya. Anda bisa masuk ke CMD kemudian ketikan :
Ping 192.168.101.1 pada PC-2
Ping 192.168.101.2 Pada PC-1

Jika muncul informasi Reply, berarti anda sudah berhasil membuat Jaringan Peer to Peer.

 

·       Menghubungkan lebih dari 2 laptop/komputer

1.     Siapkan 4 buah laptop/komputer.

2.     Kemudian hubungkan masing-masing laptop dengan menggunakan kabel UTP stright ke hub atau switch.

3.     Selanjutnya masuk ke control panel.

4.     Pilih network and sharing center.

5.     Kemudian klik 2x local area network.

6.     Lalu klik properties.

7.     Pada menu general, pilih Internet Protocol Version 4 (TCP/IPv4).

8.     Klik Use the following IP address kemudian isi IP address dengan “192.168.1. 2” dan Subnet mask dengan “255.255.255.0”, kemudian ok.

9.     Lakukan setting yang sama pada komputer yang lain dengan dengan penomoran alamat yang berbeda.

Komputer-1
IP Address : 192.168.1.1
Subnet Mask : 255.255.255.0
Komputer-2
IP Address : 192.168.1.2
Subnet Mask : 255.255.255.0

Komputer-3
IP Address : 192.168.1.3
Subnet Mask : 255.255.255.0

Komputer-4
IP Address : 192.168.1.4
Subnet Mask : 255.255.255.0

10.  Jika sudah anda bisa mengeceknya. Anda bisa masuk ke CMD kemudian ketikan :
Ping 192.168.101.1 pada PC-1
Ping 192.168.101.2 Pada PC-2

Ping 192.168.101.3 pada PC-3
Ping 192.168.101.4 Pada PC-4

Jika muncul informasi Reply, berarti anda sudah berhasil membuat Jaringan Peer to Peer. 

 

E. E.    HASIL PENELITIAN

    Menghubungkan 2 buah komputer

 

        Menghubungkan lebih dari 2 laptop/komputer

1.       Ping 192.168.1.1

2.       Ping 192.168.1.2

3.       Ping 192.168.1.3


F.   F.  KESIMPULAN

Jaringan komputer Peer to Peer (PC to PC) adalah jaringan komputer yang hanya menghubungkan dua komputer dimana kedua komputer bisa menjadi server maupun client, jadi tidak ada perbedaan antara client dan server. Dalam pemasangan Jaringan Peer to Peer anda tidak perlu memakai hub karena dalam tipe jaringan dua komputer (PC to PC) ini dapat langsung dihubungkan dengan 1 kabel UTP.

Pada jaringan tipe ini, setiap komputer yang terhubung dalam jaringan dapat saling berkomunikasi dengan komputer lainnya secara langsung tanpa perantara. Bukan hanya komunikasi langsung tetapi juga sumber daya komputer dapat digunakan oleh komputer lainnya tanpa ada pengendali dan pembagian hak akses.

Setiap komputer dalam jaringan Peer to Peer mampu berdiri sendiri sekalipun komputer yang tidak bekerja atau beroperasi. Masing-masing Komputer tidak terikat dan tidak tergantung pada komputer lainnya. Komputer yang digunakan pun bisa beragam dan tidak harus setara, karena fungsi komputer dan keamanannya diatur dan dikelola sendiri oleh masing-masing komputer.

 

G.  G.  REFERENSI

https://www.pintarkomputer.com/panduan-membangun-jaringan-peer-to-peer-sederhana-menggunakan-koneksi-kabe/

https://accurate.id/teknologi/peer-to-peer/

http://muslimin92.blogspot.com/2016/12/koneksi-jaringan-peer-to-peer.html

https://www.contohapps.com/2021/06/cara-mudah-membangun-jaringan-peer-to.html

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Subnetting IPv4 (Teori)

  Subnetting IPV4 Pengertian Subnetting     Subnetting adalah proses untuk memecahkan atau membagi sebuat network menjadi beberapa network yang lebih kecil, atau Subnetting merupakan sebuah teknik yang mengizinkan para administrator jaringan untuk memanfaatkan 32 bit IP address yang tersedia dengan lebih efisien. Fungsi Subnetting Penghematan Alamat IPMengalokasikan IP address yang terbatas agar lebih efisien. Jika internet terbatasoleh alamat-alamat di kelas A, B, dan C, tiap network akan memliki 254, 65.000,atau 16 juta IP address untuk host devicenya. Walaupun terdapat banyak network dengan jumlah host lebih dari 254, namun hanya sedikit network (kalau tidak mau dibilang ada) yang memiliki host sebanyak 65.000 atau 16 juta. Dan network yang memiliki lebih dari 254 device akan membutuhkan alokasi kelas B dan mungkin akan menghamburkan percuma sekitar 10 ribuan IP address. Mengoptimalisasi Unjuk Kerja Jaringan walaupun sebuah organisasi memiliki ribua...

Subnetting dengan metode VLSM (Praktek)

  SUBNETTING dengan VLSM  Sebuah perusahaan swasta memiliki 5 divisi yang masing: Divisi HRD membutuh 14 user Divisi Marketing membutuhkan 28 user Divisi Financial membutuhkan 18 user Divisi Teknisi Gangguan membutuhkan 90 user Divisi Operator dan Adminitrasi membutuhkan 20 user Desain IP Address Jaringan tersebut dengan menggunakan metode VLSM Divisi Teknisi Gangguan membutuhkan 90 user Subnetmask /25 Teknisi Net id F host L host Broadcast 192.168.1.0 192.168.1.1 192.168.1.126 192.168.1.127 Setelah itu kita configuration pada PC . Kemudian klik 2 kali pada PC Pilih “Desktop”. lalu Pilih “IP Configuration” Lalu masukkan Ip Address dan Subnetmask. Divisi Marketing membutuhkan 28 user Subnetmask /27  Marketing Net id F host L host Broadcast 192.168.1.128 192.168.1.129 192.168.1.158 192.168.1.159 Setelah itu kita configuration pada PC . Kemudian klik 2 kali pada PC Pilih “Desktop”. lalu Pilih “IP Configuration” Lalu masukkan Ip Address dan Subnetmask. Divisi Operator dan Adminit...